Make your own free website on Tripod.com

FARMAKOLOGI DAN TERAPI

 Farmakologi dan Terapi I

Penanggung Jawab MK: Bietje Idajanti, dr.; Ernie Kurniadjaja, dr.

         Mempelajari aspek umum farmakologi obat yang berpengaruh terhadap susunan saraf otonom, obat anestesia, obat yang berpengaruh terhadap susunan saraf pusat, analgetik antipiretik, antiinflamasi nonsteroid dan obat pirai, autakoid dan antagonis, oksitosik, diuretik dan antidiuretik, kardiovaskuler, antimikroba, kemoterapi parasit, hormon dalam kaitannya dengan penggunaan obat untuk tujuan terapi, profilaksis dan diagnosis secara rasional serta dasar-dasar toksikologi.

 Farmakologi dan Terapi II

Penanggung Jawab MK: Bietje Idajanti, dr.; Ernie Kurniadjaja, dr.

         Mempelajari obat hipnotik sedatif dan alkohol, psikotropik, antikonvulsi, obat parkinson dan pelemas otot, analgetik opioid dan antagonis, perangsang susunan saraf pusat, obat yang bekerja lokal, antikanker, immunosupresan, vitamin dan mineral, obat yang bekerja terhadap darah, interaksi obat, faktor-faktor yang mempengaruhi respon penderita terhadap obat, prinsip pemilihan obat dalam praktek, obat tradisional, obat essensial dalam kaitannya dengan penggunaan obat secara rasional.

Kepustakaan :

 Clark WG, Brater DC, Johnson AR. Goth's medical pharmacology. 13th ed. St. Louis: Mosby Year Book, 1992.

Ganiswara SG, Setiabudy R, Suyatna FD, Purwantyastuti, editor. Farmakologi dan terapi. Edisi IV. Jakarta: FKUI, 1995.

Gilman AG, Rall TW, Nies AS, Taylor P, editors. Goodman and Gilman's the pharmacological basis of therapeutics .10th ed.  New York: Pergamon Press, 2001.

Katzung BG, editor. Basic and clinical pharmacology. 8th ed. Connecticut: Appleton & Lange, 2001.

Speight TM, editor. Avery's drug treatment. Principles and practice of clinical pharmacology and therapeutic. 3rd ed. Baltimore: Williams and Wilkins, 1987.

Farmakologi dan Terapi III

Penanggung Jawab MK :  Harlianna Harijanto R., dr.

         Mengembangkan pengetahuan tentang obat, memahami bentuk sediaan obat, cara dan waktu pemberian obat serta penetapan dosis.

         Memahami cara-cara peracikan obat

         Melakukan penulisan resep dengan memperhatikan parameter-parameter obat disesuaikan dengan parameter penderita sehingga dapat menunjang keberhasilan penggunaan obat.

         Melakukan peracikan macam-macam sediaan obat.

Kepustakaan :

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Daftar obat esensial nasional. Jakarta: DepKes RI, 1990.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Ekstra farmakope Indonesia. Jakarta: DepKes RI, 1974.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Indonesia. Edisi III. Jakarta: DepKes RI, 1979.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Indonesia. Edisi IV. Jakarta: DepKes RI, 1995.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Formularium nasional. Edisi II. Jakarta: DepKes RI, 1978.

Hadiprodjo VW. Diktat Penuntun Praktikum Ilmu Farmasi Kedokteran. Jakarta: FK Untar, 1999

Hadiprodjo VW. Diktat Ilmu Farmasi Kedokteran. Jakarta: FK Untar, 1998

Reynolds JEF, Prasad AB, editors. Martindale the extra pharmacopoeia. 31th ed. London: The Pharmaceutical Press, 1996.

Van Arkel CG. Tak tercampurkannya obat-obatan. Jakarta: Soeroengan, 1963.

Van Duin CF. Buku penuntun ilmu resep dalam praktek dan teori. Jakarta: Soeroengan, 1954.